Cara Mengurus STNK Hilang yang Bisa Dilakukan Sendiri!

Cara Mengurus STNK Hilang yang Bisa Dilakukan Sendiri

 

STNK adalah salah satu surat-surat yang wajib dibawa pada saat menggunakan kendaraan bermotor. Biasanya para polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat tersebut termasuk STNK untuk memastikan apakah kendaraan yang Anda gunakan sudah memiliki surat yang resmi dan bukan kendaraan bodong tanpa surat yang mengindikasikan kendaraan hasil curian. Namun bagaimana jika STNK Anda hilang? Bagaimana cara mengurus STNK hilang agar Anda kembali bisa menunjukkannya ketika ada razia polisi?

Saat ini mengurus berbagai surat-surat di kepolisian ataupun di badan pemerintahan lainnya sangat dianjurkan untuk tidak melewati calo untuk mencegah kasus pungli. Cara mengurus STNK yang hilang pun dipermudah agar masyarakat awam sekalipun tidak mengalami kesulitan. Bagi Anda yang masih memiliki STNK di rumah, sebaiknya memfotokopi nya agar mendapat kemudahan ketika terjadi kehilangan. Begitu juga dengan BPKN dan surat-surat berharga lainnya. Setelah di fotokopi, penyimpanannya jangan berada di satu tempat yang sama agar tidak hilang secara bersamaan. Bagi Anda yang sudah terlanjur kehilangan STNK, berikut ini adalah cara-cara untuk mengurusnya kembali:

  • Buat surat kehilangan di kantor kepolisian.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika mengalami kehilangan adalah melaporkannya ke polisi untuk mendapatkan surat kehilangan. Jika Anda membawa STNK salinannya sangat dianjurkan untuk dibawa agar mempermudah pengurusan. Jika tidak maka Anda harus membawa BPKB kendaraan baik asli maupun fotokopi.

  • Cek fisik kendaraan di Samsat.

Setelah mendapat surat kehilangan dari kepolisian, tempat kedua yang harus Anda tuju sebagai cara mengurus STNK hilang adalah Samsat di area BPKB diterbitkan. Cek fisik kendaraan Anda kemudian fotokopi lah hasil cek fisik tersebut.

Baca: Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Kredit Motor Yamaha

  • Isi Formulir yang disediakan.

Hal ini bisa dilakukan sambil menunggu cek fisik bisa juga setelahnya. Isi formulir dengan benar sesuai dengan data di BPKB atau salinan STNK. Jika sudah, maka serahkan formulir bersama bukti cek fisik ke loket cek blokir untuk memeriksa keabsahan STNK.

  • Setelah mendapatkan hasil cek blokir, serahkan formulir, cek fisik dan cek blokir beserta dokumen yang Anda bawa ke loket BBN II.
  • Membayar biaya penerbitan STNK baru di loket.

Adapun tarif untuk biaya STNK baru adalah:

    • Roda dua Rp. 50.000.
    • Roda 4 atau lebih Rp 75.000.

Jika sudah, simpan buktinya untuk mengambil STNK baru Anda di saat yang telah ditentukan.

Pada tanggal yang telah ditentukan datanglah lagi ke Samsat di loket pengambilan STNK dan serahkan bukti pembayaran STNK Anda untuk mendapat STNK yang baru. Tunggu nama Anda dipanggil dan setelah mendapatkan STNK baru segeralah untuk menyalin nya agar Anda memiliki salinan STNK jika terjadi kehilangan lagi.

Itulah cara mengurus STNK hilang bagi Anda yang ingin mengurus kehilangan STNK nya sendiri. Sebaiknya pengurusan memang dilakukan sendiri agar Anda mengerti tata caranya dan menghindari praktek pungli atau calo. Namun jika Anda memang berhalangan karena kesibukan maka Anda bisa mewakilkannya dengan surat perwakilan pada saudara atau biro jasa yang resmi. Surat perwakilan harus disertai materai Rp 6.000 agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. Simpanlah STNK Anda dengan hati-hati. jangan menyimpan STNK bersama kunci motor atau mobil dan juga jangan menyimpannya di dalam mobil atau jig motor karena jika motor atau kunci Anda hilang maka hilang pulalah STNK yang menyebabkan si pencuri bisa menggunakan atau menjual kendaraan tersebut dengan lebih mudah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*