Cara Menangani Keluhan Pelanggan dalam Bisnis Anda

bisnis

Menjalankan sebuah bisnis sendiri memang memiliki banyak keuntungan, selain fleksibel waktunya karena Anda memang dapat menjalankannya kapan saja, juga karena keuntungannya yang cukup tinggi. Kemungkinan bisnis sukses hingga membuat Anda membuka cabang yang baru. Inilah mengapa banyak kemudian diantara masyarakat yang tertarik menjalankan sebuah usaha sendiri dibandingkan bekerja dengan orang lain. Hanya saja dalam prosesnya berbisnis tak semudah yang dibayangkan, selain keterbatasan modal sering kali juga mendapatkan komplain dari pelanggan. Untuk itu sebelum mencoba jadi wirausaha ada baiknya bagi Anda mengetahui cara menangani keluhan pelanggan ini.

Beberapa pelaku bisnis khususnya yang menjalankan usaha online pastinya sudah sangat sering mengalami hal semacam ini. Karena bisnis yang dijalankan secara online atau tak langsung memang yang paling rentan bermasalah. Bisa disebabkan oleh kedatangan barang yang telat hingga barang yang sampai memang sedikit cacat. Jika Anda tak belajar bagaimana cara mengatasi masalah semacam ini sangat merugikan, mengingat media sosial juga memungkinkan calon konsumen Anda bisa dengan mudah melihat komplain tersebut, tentu akan menurunkan kepercayaan mereka kepada bisnis Anda bukan.

Ada banyak cara menangani keluhan pelanggan yang bisa dicoba, diantaranya adalah:

1. Menjadi pendengar yang baik, pelanggan yang komplain biasanya akan melampiaskan semua kekesalan nya dalam bentuk ucapan kepada penjual. Baik itu dalam pembelian langsung maupun online juga akan chatting berbagai kata kekesalan. Sebaiknya Anda tak terpancing dengan ungkapan tersebut. Jadilah pendengar dan simpulkan apa yang menjadi sumber kekesalan mereka. turut berempati terhadap kekecewaan pelanggan dan berikan mereka tanggapan secara positif, begitu juga ketika pelanggan tersebut menelpon dengan kata-kata yang kasar.

2. Respon secara cepat, apa yang menjadi masalah dari pembeli yang komplain hendaknya direspon secara cepat, seperti dengan mengganti barang yang cacat. Jika pelanggan menunggu terlalu lama meskipun Anda memberikan respon secara baik, tetap ada rasa ketidakpuasan dari mereka.

3. Carilah solusinya, setelah mendengarkan apa saja yang jadi masalah utama bagi mereka maka hendaknya sebagai penjual Anda dapat mencari solusi terbaik yang tak merugikan kedua belah pihak, ajak pembeli tersebut berdiskusi terlebih dahulu dan cari jalan tengahnya. Hal ini bisa mengurangi ketegangan yang terjadi pada pelanggan.

4. Tetap bersikap ramah, sebagai penjual apapun respon yang diberikan oleh konsumen Anda, entah itu dalam bentuk pujian ataupun hinaan tentunya Anda sendiri yang harus sadar diri. Jangan memasang tampang kesal, jikapun ada sebaiknya dipendam dalam hati. Anda tetap harus bersikap ramah pada mereka. sehingga kepercayaan dari customer tersebut juga tidak hilang.

5. Mengakui jika ada kesalahan, bukan karena Anda memiliki bisnis yang besar maka kesalahan yang diperbuat harus ditutup-tutupi untuk citra perusahaan tersebut. Jadilah orang yang bijak dan mau mengakui kesalahan yang tak sengaja diperbuat. Justru dengan mengaku salah dan meminta maaf banyak diantara pelanggan yang merasa lebih respect pada Anda.

6. Memberikan sesuatu yang istimewa, khususnya untuk perusahaan besar hal semacam ini memang sering kali terjadi, jika Anda hanya menyelesaikannya dengan maaf banyak yang tidak mau menerimanya, hal ini bisa disiasati dengan memberikan mereka potongan harga spesial untuk menyenangkan hatinya dan menjaga kepercayaan dari konsumen yang lain.

Cara menangani keluhan pelanggan ini perlu banyak dipelajari oleh pelaku usaha, karena bagaimanapun pembeli adalah raja, sehingga Anda harus memberikan yang terbaik bagi mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*